Split Shift

Mulai besok ada sesuatu yang baru bakal terjadi di perusahaan gue. Pabrik elektronik tempat gue bekerja bakal menerapkan system shifting baru yang mereka sebut dengan “Split Shift”.

Apa itu “Split Shift” ? In short, group yang bekerja di shift pagi yang semula dimulai dari jam 7am sampai jam 7pm akan dipecah menjadi 2 bagian shift :

  • 7am – 3.45pm
  • 10.15am – 7pm

lalu group yang bekerja di shift malam yang semula dimulai dari jam 7pm sampai jam 7am akan dipecah menjadi 2 bagian shift pula :

  • 7pm – 3.45am
  • 10.25pm – 7am

Apakah alasannya ? Exactly. Perusahaan sedang dalam krisis sehingga ingin menghilangkan pengeluaran untuk overtime karyawan.

Well, itu wajar dalam pengelolaan sebuah institusi yang profit oriented. Selama tidak melanggar peraturan perundangan tentunya karyawan juga tidak berhak menolaknya tanpa alasan yang jelas. Artikel ini juga tidak gue tulis dengan maksud untuk menyusun sebuah gerakan perlawanan terhadap itu. Disamping untuk bertukar cerita, ada beberapa sisi menarik yang mungkin layak untuk disimak.

Hal pertama yang mengemuka tentunya adalah menghilangnya lumbung overtime bagi karyawan. Selama beberapa tahun perusahaan gue menjalankan system kerja 7 – 7, yang mencakup overtime “tetap” selama 100 jam per bulan (36% dari gaji), seluruh karyawan shifting sudah terbiasa memasukkan ekstra overtime 100 jam tersebut ke dalam anggaran belanjanya. Anggaran belanja yang tentunya juga mencakup berbagai “proyek” besar seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Kebijakan perusahaan yang meniadakan overtime secara mendadak bisa dipastikan akan membuat karyawan berpikir keras untuk dapat membuat keseimbangan baru. Terlebih masih belum diketahui sampai kapan kebijakan ini akan berakhir.

Hal menarik lain tentunya adalah pada jadwal shifting baru. Dari susunan jadwal shifting di atas ada sebuah jadwal yang tergolong unik, karena menuntut karyawan pulang ke rumah jam 3.45 dini hari. Melakukan hal ini mungkin perlu langkah khusus. Tidak hanya mencegah keluarga di rumah terganggu dengan kedatangan suami/istri tercinta, tetapi juga menjaga diri terhadap bahaya kriminalitas sepanjang perjalanan pulang. Perampokan harta benda termasuk kendaraan khususnya sepeda motor cukup berpotensi untuk terjadi. Belum lagi potensi kejahatan terhadap karyawan wanita.

Tentunya tidak ada yang lebih menggembirakan karyawan selain kelancaran bisnis perusahaan tempat ia bekerja. Sehingga paling tidak karyawan tidak perlu mengkhawatirkan hal-hal seperti dicontohkan di atas. Sementara ini, kami semua para kaum de-jonk yang terkena efek dari kebijakan ini harus lebih pintar menyikapinya.

Well, hope it won’t last too long……

Incoming search terms for the article:


13 Comments Add Yours ↓

  1. 1

    hmm pabrik elektronik yang mana satu niy? ada banyak kan di batam ini..

    confirmed, di wilayah kerjaku, ga ada pabrik elektronik loh.. sejauh mata memandang hanya ada pipa, pipa dan pipa (lagi) *sigh*

  2. 2

    Your wish/hope is granted. We will not implemented the SPLIT SHIFT at this time.
    We hope you can work hard and more happy now.
    Otherwise……..

    sincerely

    You factory Management

  3. 3

    ryane : salah satu di mukakuning deh. Jgn sampe nyebut nama, n’tar ketauan management….haha..
    eh, kerja di pipa kyk apa yah……^_^

    aburifqi : hehe, iya siang ini dibatalin. Jgn2x krn malemnya dipublish ke seluruh dunia lewat blog….hehe…just kidding. Btw, dgn system pengganti, duit OT nya tetep bakal terpangkas banyak tuh…. :(

  4. 4

    mmhh.. menurut gw sih perusahaan masih berusaha tuk mempertahankan karyawan “sebisanya” dgn segala krisis yg terjadi..
    well in positive point of view..

    hayo.. plih mana split shift alias bekerja sesuai perjanjian diawal kontrak kerja (8 jam sehari) ato.. perusahaan lay-off besar2an tuk ngatasin krisisnya..

    hehehe.. koq selalu berpikir spt management yaaa??

  5. 5

    cheisa: mimiiiieeeeee, akhirnya mampir jg…^_^. Btw, gue mau di lay off asal dpt 4n…^_^

  6. 6

    ah nasib jadi buruh :) eh tapi kok aneh yah, jadi antara jam 10 sampai jam 3.4 itu bakalan rame spt pasar lah ya ? yg satu blm pulang eh dah pada datang :) dan juga antara jam 7 sampai jam 10 sepi :) , eniwe kenapa tidak memakai 3G3S 3 group shift 7 ke 4, 4 ke 11/12, 11/12 ke 7, sepertinya lebih produktif, tapi gak tau jg ding alesan milih split shift ketimbang 3g2s atau 3g2s/ 4 hr kerja 2 hr off tanpa OT :)

  7. 7

    geblek: bener, antara jam 7 sampe 10.15am sepi. Kayak kerja di tanggal merah ^_^. Kenapa ngga dibikin jd 3 shift ga tau jg. Lebih boros dgn nambah 1 group lagi mgkin…..hehe..
    Yah kita Pabrik Figure mah nerima ajah….^_^. Nasib de-jonk…..

  8. 8

    yang sabar mas, namanya juga kaum de-jonk… hihihi… btw, salam kenal…

  9. 9

    deni manusia ikan : hehe… ok d. Salam kenal balik. Gue link ya…^_^

  10. 10

    …schedule-nya di batalin..no more split shit shit-an..bikin migren aja tuh schedule…duit gak ade..tidur tak lelap…bisa bikin impoten lage klo kelamaan ..hahahahha.

  11. 11

    hehe…. itulah romantika kaum de-jonk ^_^

  12. 12

    nasib gw..akhirnya normal beneran..
    Normal 7 harus diperjuangkan!! :)

  13. 13

    wah, bakalan nge-blog terus nih kalo normal beneran…. ^_^



Your Comment