Liverpool: 2007-2008 Season Review

 liverpool-1.jpgliverpool.jpg

Kemaren malam musim 2007-2008 Barclays Premier League telah usai. Manchester United berhasil menjuarai liga utama Inggris itu untuk yang ke 17 kalinya. Masih terpaut satu kali dengan Liverpool yang memegang rekor terbanyak 18 kali.

Sebagai salah seorang Liverpudlians, gue tentunya harus menuliskan sesuatu tentang pencapaian Liverpool di musim 2007-2008 yang telah lewat.

Gelar Juara

Apa boleh buat, The Reds tidak berhasil mendapatkan gelar satupun. Liga Inggris telah jauh dari jangkauan sejak kekalahan dari Man U di Anfield. FA Cup di luar dugaan harus mengakui keunggulan klub divisi papan bawah, Barnsley, yang ternyata juga “membunuh” klub ratusan juta dollar Chelsea di babak berikutnya. Carling Cup pun tak mampu berbuat banyak setelah harus berhadapan dengan raksasa London, Chelsea, di Stamford Bridge. Tapi seperti biasa, di kompetisi Champions League Liverpool bersinar terang. Meskipun akhirnya terjegal di kaki Chelsea, squad The Reds tampil sangat membanggakan dengan sempat menumpas tim kuat macam Inter Milan dan Arsenal.

Strategi & Kualitas Permainan

Kritik pedas tentang rotasi pemain kembali menerpa sang manajer, Rafael Benitez.

rafa-1.jpgrafa-4.jpgrafa-3.jpg

Formula yang dulu pernah membuat Valencia menjuarai liga Spanyol tampaknya tidak terbukti ampuh di liga Inggris. Pemahaman antar pemain ditengarai menjadi penyebab utama mengapa squad Liverpool tidak stabil permainannya. Kritik ini cukup terbukti, karena dalam beberapa minggu terakhir Liverpool terus-menerus mencetak kemenangan dengan starting line-up yang tetap. Rafa akhirnya juga berhasil menemukan formula unggul lewat penerapan strategi 4-2-3-1 dengan Fernando Torres sebagai ujung tombak tunggal dan Steven Gerrard membayangi di belakangnya. Kombinasi permainan dua aktor penyerang ini sungguh mengagumkan. Lebih dari 50 gol tercipta dari keduanya.

 torres.jpggerrard.jpg

Dirk Kuyt, Ryan Babbel, Yossi Benayoun, dan Jermaine Pennant, bergantian mengisi posisi sayap. Sementara Javier Mascherano, Xabi Alonso, dan Lucas Leiva bergilir mengisi posisi gelandang bertahan. Patut dilihat di musim depan apakah formula 4-2-3-1 ini akan cukup konsisten dipertahankan oleh Rafa.

alonso.jpgleiva.JPGkuyt.JPG

babel.jpgpennant.jpgmascherano.jpg

Bintang Lapangan

El Nino !! Yup, bintang baru telah lahir di squad Liverpool. Dia adalah Fernando Torres. Striker asal klub Spanyol Atletico Madrid yang memecahkan rekor pembelian pemain Liverpool dengan harga lebih dari 20 juta pounds ini dengan fantastis mencetak lebih dari 30 gol di semua kompetisi. Bahkan tadi malam ia mencetak rekor sebagai pemain asing pertama yang berhasil mencetak 24 gol di kompetisi liga Inggris di musim perdananya, melampaui rekor Ruud Van Nistelrooy dengan 23 gol di Man U. Striker ganteng berusia 24 tahun ini diprediksi akan semakin mengganas di musim-musim depan bersama squad Liverpool.  

 torres-1.jpgtorres-3.jpgtorres-2.jpg

Pemain lain yang cukup menonjol adalah bintang muda asal Argentina, Javier Mascherano. Sikap tanpa komprominya disertai dengan semangat juang merebut bola dari kaki pemain lawan cukup mempesona publik Anfield. Pemain yang dipuji bertubi-tubi oleh sang legenda Diego Maradona ini dibeli Liverpool secara permanen setelah menjalani masa pinjaman.

Cakar-cakaran Elite

Ini adalah salah satu cacat yang dialami Liverpool di musim kemaren. Duo owner George Gillet dan Tom Hicks malah berantem sendiri setelah Hicks merasa dijadikan kambing hitam dalam kasus pendekatan Liverpool terhadap manajer asal Jerman, Juergen Klinsmann. Saling ancam pun terjadi hingga menumbuhkan ketidakstabilan di level elite.

hicks.jpggillet.jpghicks-gillet.jpg

Konsorsium asal Dubai, DIC (Dubai International Capital), yang dimiliki oleh salah satu orang terkaya di dunia masih menempel ketat duo owner asal amrik itu dengan paket penawaran pembelian klub dengan harga reasonable. Sesuatu yang tampaknya disetujui Gillet, tapi ditolak mentah-mentah oleh Hicks. Baik Gillet maupun Hicks memang memiliki hak veto ekslusif terhadap sesamanya. Jadi tidak ada seorang owner pun yang bisa menjual sahamnya ke pihak lain tanpa persetujuan owner yang satunya lagi. Gonjang-ganjing ini sangat dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap anggaran belanja pemain baru musim depan dan tentu saja rencana pembangunan stadion baru di area Stanley Park berkapasitas minimal 60 ribu orang yang diprediksi akan menghabiskan dana sekitar 400-500 juta pounds.

new-anfield-11.jpgnew-anfield-6.jpgnew-anfield-1.jpg

Jual Beli Pemain

Seperti diuraikan di atas, sampai sekarang masih belum jelas berapa anggaran belanja yang akan dipercayakan kepada Rafa Benitez pada musim summer ini. Rafa pun menyadari hal itu. Ada beberapa pemain yang dikabarkan tengah diincar Rafa dengan harga yang tidak terlalu mahal. Kapten Aston Villa, Gareth Barry, tengah dibicarakan proses pembeliannya dengan harga sekitar 10 juta pounds. Gelandang bertahan kidal itu di-plot untuk memperkuat lapangan tengah dan kiri Liverpool musim depan. Posisi wing bek kanan juga tengah dijajaki kemungkinan membeli pemain baru. Nama Rafinha asal Brazil dan bek asal Swiss Phillip Degen sempat disebut-sebut. Mancini, wing bek kanan yang saat ini merumput bersama AS Roma tak luput dari spekulasi. Liverpool yang agak lemah di sektor sayap kanan juga tengah menimbang-nimbang untuk menukar Jermaine Pennant dengan Aaeron Lennon asal Spurs ataupun James Milner asal Newcastle. Belum lagi nama-nama asal Chelsea seperti Shaun Wright Phillips dan Joe Cole yang musim lalu jarang dimainkan sebagai starting line up oleh Avram Grant, bisa masuk ke dalam pertimbangan Rafa. Tentunya akan menjadi sebuah kejutan kalau Rafa berhasil membawa Joaquin Sanchez dari Valencia. Pemain favorit gue untuk sayap kanan ini saat ini dikabarkan tengah menimbang masa depannya bersama mantan klub elite Eropa itu.

joaquin-sanchez.jpgrafinha.jpggareth-barry.jpg

Prestasi

Meskipun tanpa gelar juara, musim lalu Liverpool berhasil mencatatkan diri di beberapa rekor. Fernando Torres berhasil mencetak rekor pemain asing dengan jumlah gol terbanyak di musim perdananya di liga Inggris. Jose Reina memperoleh Golden Gloves sebagai kiper dari klub yang terbanyak memperoleh clean sheet (tidak kebobolan dalam sebuah pertandingan). Liverpool juga menorehkan diri sebagai klub liga Inggris terbanyak yang mencetak gol di semua kompetisi dengan 119 gol, uniknya mengungguli ManU dan Chelsea.

reina.JPGliverpool-2.jpg

Sentimentil

Musim lalu ada sedikit berita kemanusiaan yang penuh duka. Liam Harker, remaja penggila Liverpool divonis hanya akan bertahan hidup selama beberapa minggu dari penyakit kanker ganas yang dideritanya. Dengan penuh empati, sebagai klub Liverpool mengundangnya untuk bertemu langsung dengan para pemain idolanya di Anfield. Sayang, kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk bepergian. Akhirnya pihak klub mengirimkan jersey Liverpool dengan seluruh tanda tangan pemain di permukaannya. Khusus untuk dia. Tidak hanya itu, fans Liverpool yang dikenal sangat erat hubungan solidaritasnya sengaja membuat sebuah banner besar. Banner yang menyebut nama Liam serta dorongan untuk tetap bertahan hidup itu dibentangkan saat pertandingan Liverpool melawan Chelsea. Kamera pun menyorot ucapan super simpatik di banner tersebut dengan sangat jelas. 

 liam-harker.jpgliam-harker-banner-1.jpgliam-harker-banner.jpg

liam-harker-banner-3.jpgliam-harker-banner-2.jpgliam-harker-banner-4.jpg

Sebuah sikap solidaritas yang membuahkan kebahagiaan di hati remaja tanggung berusia 17 tahun itu. Ia pun berpesan pada ayahnya apabila ia meninggal ia ingin dikuburkan dalam jersey Liverpool yang sangat dibangga-banggakannya itu. Vonis itupun menjadi kenyataan, Liam Harker akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir awal bulan May lalu. Umurnya mungkin tidak cukup bagi dirinya bisa melihat Liverpool juara liga Inggris lagi. Tapi semangatnya dan tentunya rasa cintanya terhadap The Reds tak akan lekang dimakan jaman. Liam, You’ll Never Walk Alone.

———————– 

Berbagai foto diambil langsung dr official website of Liverpool FC yang bisa anda temukan link-nya di Useful Links di sebelah kanan halaman.

12 Responses to “Liverpool: 2007-2008 Season Review”

  1. itulah bola bulet,

    bulet bulu, bulet sutera,…. :)

  2. bowlaaaa.. ahh typical lelakih nih :p
    ngemeng-ngemeng soal ganda campuran yang cakep ituh, gis.. berarti ada yg rugi karena ga gue beriiiiihh hahahahaha

    wah ga adil nih, kalo bola dunia laki2x tp kalo badminton msh bela2xin jadi supporter :) hehe iya ya, jadinya ga ada lagi hari asupan gizi :)

  3. wah…soccer fever…
    secara gw ga ngerti nih dunia laki2 .. yang satu ini.
    Pernah sih ikut nimbrung nonton dan liat pemainnya ada yang ganteng juga…
    Tapi ngomong2 ada gosip salah satu pemainnya yang lg cuti cidera salah ‘booking’ ya? malah booking banci…kasian..hehehe..
    Ktnya cedera kaki tp kok nglakuin ‘gituan’ bisa ya? ampe tiga lagi..wekekekek…
    lho kok jadi gosipppp…kabur ah…

    met kenal ya…

    hehe… kesan dunia laki2x mgkin krn kaum wanita “terlalu malas” utk memahaminya… :) eh masa sih, kalo itu beneran pasti bukan pemain Liverpool :) btw, kita uda kenal lagi, lupa ya… :)

  4. backsound-nya bikin jadi berasa lagi di stadion *OOT*

    iya, itu memang rekaman puluhan ribu supporter Liverpool nyanyiin lagu kebangsaan “You’ll Never Walk Alone” di Anfield :)

  5. ni mnurut gw bbrp pemain yg mesti dibeli :
    -micah richard (gatau bisa ato ngga.. tp dia bagus, bek tengah ato kanan juga bisa)
    -gareth barry ( stabil)
    -satu orang striker.. siapa y? huntelaar? villa? wah tak taulah…

    wah kalo semuanya bisa kebeli manstaabb bro. Tp kyknya Gillet-Hicks ga punya anggaran sebanyak itu. Micah Richards skrg harganya uda >20 jeti :(

  6. exactly!! *scouse accent* ;)

    senangnya ada yg nulis kata “scouse” :)

  7. wah lengkap ttg liverpool

    hehe… biasa aja

  8. kalo gue ditanya, kenapa liverpool gagal terus? karena mainnya masih gaya inggris. padahal MU, chelsea, arsenal dan banyak tim lain udah berkombinasi dgn eropa daratan. contoh lain kenapa style inggris asli pasti jeblok bisa kita liat tim2 degradasi :D

    ada betulnya ada salahnya. Betulnya terutama di barisan belakang. Bek Liverpool hampir ga ada yg punya kemampuan one two pass bagus utk bisa ngasi aliran bola ke tengah. Untung ada Masche yg cukup berani spekulasi maenin umpan2x pendek. Salahnya coba inget Bolton masa Allardyce. Long balls ! And they succeeded to qualify for Europe in successive season !

  9. Wah..keren2 infonya…saya juga penggemar liverpool bung! semoga musim depan bisa meraih juara liga inggris yang sudah lama diimpi-impikan….:)

    ammiiiiiiinnnnnnn…. :)

  10. Bwhaha.. No komen

    wah ada supporter Man U yg baca juga rupanya :)

  11. who’s the biggest team in europe now, maybe in the world… hehehe

    manut fans

    1. Real Madrid 2. AC Milan 3. Liverpool. Man Utd ? far way below them hehehe

  12. sakit klo ngeliat liverpool kalah tapi walau pun sakit g tetep cinta LIVERPOOL

    nah ini baru spirit. Keren deh bro. YNWA !

Discussion Area - Leave a Comment