Movie Review: Iron Man

 iron-man-poster-4.jpgiron-man-poster-1.jpgiron-man-poster-5.jpg

Musim panas 2008, musim yang menjadi pertarungan sengit pilem-pilem unggulan Hollywood telah dimulai. Dari bulan Mei sampai penghujung bulan Agustus nanti para moviegoers akan dimanjakan dengan berbagai proyek pilem mahal dan ambisius dari para sineas Hollywood. Sebuah pilem yang membuka pertarungan sengit itu adalah pilem yang diangkat dari komik Marvel berjudul Iron Man.

Tersebutlah Tony Stark, seorang milyarder industriawan jenius yang menguasai pabrik persenjataan canggih dan mutakhir di dunia, Stark Industries. Suatu hari ia disekap dan ditawan oleh sekumpulan milisi di Afganishtan, sesuatu yang mengubah total cara pandangnya terhadap dunia perang. Pencerahan tentang penggunaan senjata untuk perdamaian mulai merasuki otaknya. Ia pun berniat untuk mengubah arah kebijakan dari perusahaannya.

iron-man-2.jpgiron-man-3.jpg

Mendapat resistansi dari Obadiah Stane, salah satu petinggi Stark Industries sekaligus sahabat almarhum ayahnya, Tony mulai mencoba sendiri untuk menciptakan sebuah perlengkapan perang super canggih di laboratorium pribadi miliknya. Lewat berbagai eksperimen terciptalah alat itu. Sebuah kostum berawak yang dilengkapi senjata dan tentunya roket untuk terbang ke angkasa.

Petualangan Tony Stark sebagai seorang hero pun dimulai. Tapi itu tak lama. Obadiah yang mengetahui rahasia persenjataan Tony ternyata juga membuat kostum berawak yang jauh lebih besar. Pertarungan antar keduanya pun tak dapat dielakkan.

iron-man-11.jpgiron-man-9.jpgiron-man-10.jpg

Iron Man, sebagai sebuah pilem action-adventures-fantasy-sci-fi cukup bagus untuk disaksikan. Keterampilan penggunaan visual FX tentunya sudah tak perlu diragukan lagi. Terlebih pilem ini menggunakan jasa perusahaan visual FX handal, Industrial Light and Magic binaan sutradara legendaris George Lucas.

Aspek Iron Man yang membuatnya menjadi tontonan yang menarik dan memiliki nilai lebih justru pada pengembangan karakter khususnya Tony Stark. Tony yang digambarkan sebagai sosok jenius, tampan, kaya raya, tapi agak slenge-an dan suka main wanita, dimainkan dengan pas oleh aktor yang juga dikenal punya masalah di kehidupan pribadinya, Robert Downey Jr. Sebuah pilihan yang mungkin agak unik. Terutama apabila melihat faktor umur dan popularitasnya.

iron-man-14.jpgiron-man-6.jpgiron-man-4.jpg

Interaksi karakter Tony dengan wanita juga keakraban dan kelihaiannya memainkan teknologi semakin membuat karakter ini menjadi titik sentral dan memberikan ruh untuk pilem ini. Sesuatu yang mungkin acapkali dilupakan oleh pilem-pilem superhero sejenis. Action tanpa karakter yang kuat adalah sebuah pemborosan. Mungkin itu gambaran mudahnya.

Sutradara Jon Favreau juga lumayan berhasil menjaga ritme alur cerita. Paling tidak sampai dua pertiga bagian pilem. Harus diakui sepertiga bagian terakhir ritme yang sudah dijaga agak sedikit kendor. Sedikit aspek negatif dari pilem ini.

Jon Favreau juga berhasil membawa nuansa komedi di beberapa adegan pilem. Tentunya yang berkaitan dengan karakter Tony Stark. Sekali lagi harus diakui, karakter Tony Stark-lah bintang sebenarnya dalam pilem ini.

iron-man-13.jpgiron-man-7.jpgiron-man-1.jpg

Mungkin sebagian penonton agak surprise melihat karakter Obadiah Stane. Si botak yang dari jauh tampak seperti bukan siapa-siapa saat dilihat dari dekat ternyata diperankan oleh bintang kawakan Jeff Bridges. Lalu tanpa dinyana-nyana muncullah si kondang Gwyneth Paltrow yang berperan sebagai Pepper Potts, sang sekretaris Tony Stark. Hubungan Pepper dan Tony yang digambarkan malu-malu mau cukup mengingatkan kita pada penggambaran sejenis antara detective Steele dan Laura dalam serial tv jadul Remington Steele.

iron-man-5.jpgiron-man-112.jpg

Pemunculan Robert Downey Jr, Jeff Bridges, dan Gwyneth Paltrow, sebagai barisan major cast dalam pilem ini memang cukup membuat segar. Disamping karena mereka semua adalah barisan aktor dan aktris handal, wajah-wajah mereka pun sudah cukup lama tidak muncul dalam pilem-pilem utama Hollywood. Generasi baru sudah cukup banyak yang muncul menggantikan mereka.

Secara umum, Iron Man memang pantas dipercaya sebagai pembuka musim panas tahun ini. Sebuah pilem yang tidak hanya layak tonton, tapi juga pantas dijadikan sebuah wahana hiburan keluarga dalam masa liburan sekolah.

iron-man-poster-2.jpgiron-man-poster-3.jpg

Siapa tahu para anak kita bisa mengidolakan sosok Iron Man mulai dari sekarang. Tentunya pada kejeniusan dan kelihaiannya memainkan teknologi, bukan pada sifatnya yang gemar meniduri wanita.

——————————-

Judul : Iron Man

Sutradara : Jon Favreau

Cast : Robert Downey Jr, Jeff Bridges, Gwyneth Paltrow, Terrence Howard, dll.

Genre : aksi/petualangan/fiksi ilmiah/fantasi

My rating : 3.5 out of 5

——————————–

Poster ngambil dr sini.

Foto ngambil dr sini.

14 Responses to “Movie Review: Iron Man”

  1. :lol:
    aku tunggu keluar dvd nya aja

    emang dvd bajakan msh banyak dijual ya ?

  2. scr umum, gw cuman demen ama lakonnya yg belagu abis.

    sayangnya di blis jkt adegan2 sarunya ndak disensor tuh, jd ati2 aj kalo ajak anak2 (meskipun dia ndak gemar meniduri wanita, tp para wanita lah yg gemar ditidurinya). halah

    hehe… berarti para bapak kudu tau di menit ke berapa tuh adegannya. Siap2x kedua tangan ke muka sang anak :)

  3. OOT : aku suka headernya, kalau musim panen banyak tuh gulungan rumput kering seperti di atas , aku suka banget ngeliatnya :D

    buat bobo kyknya enak ya :)

  4. wuahhh, jadi pengen nonton…
    moga2 ada sisa buat nonton..

    koq nyari sisa, yg baru mateng aja :)

  5. Udah nonton niey, aduh pelemnya keren bangettt… ^o^

    menghibur banget ya :)

  6. He’s one of my childhood hero!
    Jd pingin nonton…

    iya, buruan dikejar. Mumpung belon ngilang :)

  7. :p gue nunggu yang mo’ nraptir nonton ahhhhh..
    nah, gis.. minat nraptir gue kah? *ge’er setengah mati*

    hehe…. abis ganda campuran ajak aja nonton berdua. Atau bertiga :)

  8. sama kayak lainsiji tunggu dvd nya aja yang udah ori :D

    wah mau nyetel di home theatre ya… :)

  9. dah diputar di batam po ? eh 21 batam ki mana ?
    :lol:

    kalo belon ya ga mgkin gue nonton donks ah :) walah kelamaan ngeblog jadi ga tau 21 dimana ya :)

  10. keyeeeeeeeeennnnnnn ueey ni pilem

    wah bakal super box office nih kalo banyak yg suka :)

  11. ahh panjang ceritanya! *sigh*

    tetep semangat ya… :)

  12. ini movie lumayan bagus kok, yang paling itu ya waktu masang jubah IronMan ke Tony Spark…trus pas lawan tentara2 pemberontak Irak itu juga keren…mantap deh pokoknya!!

    siiiippppp :)

  13. sebenernya emang film ini biasa aja kalo buat saya yang ga terlalu gimana ama superhero… tapi sang pasangan suka bangedh!

    paling suka bagian trakhirnya yang dia bilang “so the truth is.. I AM IRON MAN”

    AAAAHH…

    GREAT PUNCHLINE!!! :D

    hehe… iya, karakter Tony Stark-nya emang asik banget :)

  14. Adegan syur nya kok kurang yak…^_^
    si tony stark ny juga kurang nakal, kocakny dah lumayan lah. Daripade lu manyun..

    nyari adegan syur jgn di tuwentiwan mang. Di piayu noh banyak :)

Discussion Area - Leave a Comment