Service AC Bocor Bersama Pak Yusuf
Pernah mengalami kebocoran AC di rumah ? Kebocoran pada AC biasanya disebabkan oleh cucuran air hasil proses pendinginan yang seharusnya dikeluarkan lewat pipa menuju luar ruangan malah diteteskan ke dalam ruangan.
Itulah kejadian yang gue alami selama beberapa hari ini. Berhubung si empunya rumah punya tukang AC fanatik yang mempunyai kesibukan cukup padat, akhirnya masa penantian empat hari basah kuyup keringat meskipun dengan kondisi topless setiap saat di rumah harus gue jalani. Jadi ngiri sama yang lagi di Melbourne.
Pak Yusuf, nama tukang AC langganan si empunya rumah akhirnya tiba kemarin. Ini adalah kali kedua gue bertemu dengannya setelah dulu ia juga sempat menservice AC kamar gue karena kasus yang berbeda.
Seperti biasa, Pak Yusuf tampil rapi tapi cukup sederhana. Penampilannya bernuansa Islami. Tak lupa ia memakai peci, bermotif paduan hitam dan putih. Tanpa seragam perusahaan karena ia memang bukan pegawai perusahaan AC. Keliatannya ia memiliki usaha sendiri dalam jasa AC, kulkas, dan sejenisnya. Kali ini ia ditemani oleh seorang asisten, lelaki yang kira-kira berumur 20 tahunan. Ia juga memakai peci, berwarna putih.
“Namanya Bilal, kulitnya hitam”, demikian Pak Yusuf memperkenalkan asistennya ke gue. Ada sedikit kebanggaan yang tersirat di sana. Kelihatannya Pak Yusuf senang akan kemiripan nama dan warna kulit asistennya dengan budak hitam legam bernama Bilal yang menjadi salah satu sahabat Rasulullah yang paling utama.
Gue jadi ingat, Pak Yusuf dulu pernah bercerita. Ia adalah orang Bali yang kemudian menjadi mualaf. Informasi itu menjelaskan keheranan gue akan logat bicaranya yang ringan dan agak bernuansa timur. Gue sempat kagum sekaligus mencela diri sendiri, mengapa banyak mualaf justru jauh lebih taat beragama ketimbang yang memeluknya sejak lahir seperti gue. Ah, entahlah.
Tanpa disuruh Pak Yusuf langsung memeriksa kondisi AC, luar dalam. Sampai naik ke genteng di lantai dua. Tak lama ia langsung memberikan laporan hasil assessment-nya. Cukup detail ia menjelaskan segala sesuatunya. Termasuk menunjukkan kondisi sebuah bagian pipa yang membeku yang ia tengarai menjadi penyebab kerusakan. Ia juga menjelaskan langkah-langkah apa yang ia bersama asistennya akan lakukan untuk memperbaikinya.
Gue jadi ingat kejadian AC bocor pertama kali beberapa bulan yang lalu. Waktu itu gue gagal menghubungi Pak Yusuf dan terpaksa meminta jasa sebuah CV besar berinisial JGM yang terhitung kondang di Batam. Dua orang berseragam datang dan langsung melakukan proses pencucian AC. Setelah itu selesai sudah. Tidak pakai acara analisa teknis apalagi menunjukkan bagian mana yang rusak dan menjelaskan langkah-langkah perbaikannya ke gue. Mungkin mereka benar-benar bekerja sesuai standard operating procedure di perusahaannya. Tapi kesannya jadi kaku dan kurang informatif.
Proses kerja Pak Yusuf dan Bilal tak berjalan terlalu lama. Setelah mengeksekusi proses pengencangan pipa yang diduga sebagai penyebab utama kebocoran, pengisian freon, dan pembersihan bagian penutup AC, maka selesailah sudah.
Sebelumnya ia sempat bertanya tentang kabar si pemilik rumah yang kebetulan sedang berada di luar kota. Satu hal yang gue ingat betul adalah Pak Yusuf selalu menggunakan kata ganti orang ketiga “beliau”, bukan menyebut namanya atau menggunakan kata “dia”. Ia juga menjelaskan keterlambatannya memberikan jasa perbaikan karena faktor kesibukannya di mesjid daerah tempat tinggalnya. “Kebetulan lagi banyak tamu”, demikian katanya. Ternyata ia dipercaya memegang bagian mualaf di mesjid tempat tinggalnya tersebut.
Bertemu dengan sosok seperti Pak Yusuf memang terkadang membuat gue kembali berpikir tentang kehidupan gue. Meskipun hanya sejenak. Karena setelah itu hati kembali takluk dengan berbagai arus deras modernisasi, gemerlap kota, dan laju kencang teknologi.
Pak Yusuf pun mengucap syukur sambil mengecup ringan sejumlah uang yang gue berikan sebagai imbalan jasanya. Ia sempatkan lagi meminta maaf atas keterlambatannya sebelum memacu motor bebeknya. Bersama asistennya yang hitam, Bilal.
————————————
Buat anda yang berada di Batam dan ingin mencoba jasa Pak Yusuf, bisa menghubunginya di nomor flexi 0778-7240309











kebetulan.. kebetulan.. ntar tilpun ahhh..
siiiiiipppp…….
wew hebat pak yusuf
komentar khas
hehehe ta’ kirain ustad yusuf mansyur…
;D
hehehe ada-ada aja. Suatu saat bisa jadi ustad yusuf
pengen beli AC nih jadinya
jadi kepikir, ada ga yah rental AC
kapan ye bisa ketemu Pak yusuf?
mo belajar benerin AC nih
hehe ada yg tertantang kyknya nih
Yang di Melbourne malah ngiri ama yg di Batam, hiks
Pak Yusuf bisa perbaiki heater ga? mau ga ya datang kerumahku?
Kyknya kamu harus sediain tiket PP deh hehe
Hm..kita bisa belajar dari mana saja..bahkan dari seorang tukang reparasi AC, ya, khan, mas ?
hehe betul betul
Saya rasa emang engak penting banget masalah penjelasan teknis.
Krn yg paling penting ac bisa normal kembali.
apabila ada pergantian paling itu yg dibicarakan sebelum dikerjakan.
Pak Yusupnya aja yg kerajinan mau jelasi secara detail. biasanya masalah tanya menanya itu adalah inisiatif dari custumer bukan kewajiban dari pada teknisi. coba aja kita lihat perbaikan mobil dibengkel baik sekelas bengkel astra.
hehe iya mungkin Sheren bener, yg penting memang AC nya bisa idup lagi. Kalo ada penjelasan teknis itu bonus
Thx ya uda mampir Sheren. Jgn ragu buat mampir lagi
Ac saya juga lagi bocor sekarang…saya tertarik memakai jasa Pak Yusuf, tapi saya tinggal di Jakarta..bisa nggak ya ? Atau belajar ilmunya juga boleh bagaimana caranya ? Sudah bosen manggil service ac yg biasa..yah seperti yg dikemukakan ..nggak informatif
salam kenal … adalah info mengenai komunikasi data untuk monitoring AC gedung bertingkat ?
btw, tepatnya daerah mana d batamnya ya? Kebetulan AC di rumah bocor. Saya mau memakai jasa pak yusuf masih bisa gak?