Setan-setan Legendaris Hollywood (Warning: Adult Pictures)
Film horror pasti memiliki karakter antagonis. Wujudnya bisa berbagai macam. Dari manusia, hantu, sampai makhluk aneh. Merekalah yang menjadi daya tarik sebuah film horror. Kehadiran karakter “setan” ini acapkali justru menjadi titik pusat perhatian penonton mengalahkan porsi sang jagoan.
Hollywood telah cukup banyak memproduksi film horror. Sejumlah di antaranya berhasil mendulang sukses dan tercatat dalam sejarah. Para “setan” dalam film-film tersebut sontak menjadi maskot. Dalam artikel ini gue ingin sedikit merangkum beberapa di antara mereka yang terhitung telah melegenda dan kerap ditunggu pemunculannya.
JASON VOORHEES
Nama ini harus gue tempatkan di urutan pertama. Jason Voorhees adalah “setan” yang muncul dalam film horror legendaris Friday The 13th (tak ada hubungannya dengan serial jadul di TVRI). Film ini telah memasuki sequelnya yang ke-11 setelah film perdananya dirilis pada tahun 1980. Uniknya, pada film pertamanya itu yang muncul sebagai karakter antagonis adalah Mrs Pamela Voorhees, sang ibu dari Jason. Jason Voorhees baru muncul sebagai “setan” di sequel kedua dan seterusnya.
Jason Voorhees adalah seorang anak yang tenggelam di Camp Crystal Lake. Ia adalah korban dari ketidakpedulian para pemuda yang sedang melakukan aktivitas di Camp tersebut. Setelah beranjak dewasa ia membalas dendam dengan membantai semua orang yang berkegiatan di tempat itu.
Jason Voorhees memiliki ciri khas. Dalam pemunculannya ia kerap menggunakan topeng hoki dan membawa senjata golok atau parang besar. Sejak kemunculannya yang pertama, Jason Voorhees telah membantai lebih dari 150 orang di semua filmnya. Salah satu adegan yang cukup berkesan adalah saat ia berduel dengan Tommy Jarvis dalam film Friday the 13th Part-4: The Final Chapter (1984).
FREDDY KRUEGER
Siapa yang tak mengenal “setan” yang satu ini. Ia adalah bintang film horror legendaris A Nightmare on Elm Street. Film yang dirilis perdana pada tahun 1984 ini telah memiliki 8 sequel. Freddy Krueger memiliki modus operandi yang unik dalam melakukan pembantaian. Ia melakukannya di dalam mimpi sang korban.
Dalam kehidupan normalnya, Freddy Krueger adalah seorang pembunuh anak kecil. Ia lantas mendapatkan amarah dari para orang tua yang kalap hingga membakarnya hidup-hidup. Freddy akhirnya kembali menjadi mimpi yang paling mengerikan dalam tidur setiap korbannya.
Berbeda dengan Jason Voorhees, Freddy Krueger cukup memiliki sense of humor. Ia juga cukup banyak bicara. Seringai lebar dari wajahnya yang rusak dilengkapi dengan kaos khas merah hitam dan tentunya sarung tangan lancip dari logam semakin membuatnya menjadi karakter “setan” yang unik.
MICHAEL MYERS
Michael Myers membunuh kakak perempuannya dengan sadis saat ia masih berumur 6 tahun hingga dimasukkan ke rumah sakit jiwa. Seolah benar-benar menjadi “setan” yang nyata, ia kembali mendatangi keluarganya mendekati hari Halloween untuk membantai mereka yang tersisa.
Film Halloween dirilis pertama kali pada tahun 1978 oleh sutradara kondang John Carpenter. Sampai sekarang sembilan film Halloween telah dibuat. Karakter Michael Myers akhirnya menjelma menjadi salah satu ikon horror yang menakutkan melalui film tersebut. Meskipun berpenampilan tenang dibalik topeng dinginnya, jumlah korbannya tercatat sudah lebih dari 70 orang.
CHUCKY
Chucky hanyalah sebuah boneka. Sebuah mainan anak-anak. Tapi siapa sangka boneka itu dirasuki ruh jahat yang siap membantai siapa saja.
Film Child’s Play pertama kali dirilis pada tahun 1988. Itulah film pertama tentang boneka maut Chucky. Sampai saat ini telah 5 film yang dibuat khusus untuk bercerita tentang keganasan Chucky. Bahkan pada tahun 2009 telah direncanakan film Chucky berikutnya.
Asal muasal keganasan Chucky sebetulnya dimulai saat ada seorang pembunuh yang tertembak mati di sebuah toko mainan anak-anak. Pengaruh ilmu hitam akhirnya membuat ruhnya mampu bertransformasi ke dalam bentuk apapun. Hingga ia menemukan sebuah boneka sebagai tempat bersemayamnya hingga saat ini.
Keuntungan Chucky yang tidak dimiliki oleh rival-rivalnya adalah bentuk fisiknya yang hanya sebuah boneka. Calon korban tak akan sekalipun berpikir buruk tentang pembantaian yang akan terjadi pada dirinya.
LEATHERFACE
Film The Texas Chainsaw Massacre (1974) melambungkan nama ikon horror Leatherface menjadi salah satu “setan” yang ditakuti di Hollywood. Pria mengerikan yang selalu menggunakan gergaji mesin untuk membantai korbannya ini hidup bersama keluarga psikopat yang memiliki tabiat kanibalisme. Bahkan alat rumah tangga di rumah mereka pun tak jarang terbuat dari bagian tubuh manusia.
Sampai saat ini tak kurang dari 6 film tentang The Texas Chainsaw Massacre yang telah dibuat, termasuk sequel, remake, dan prequel. Sama seperti kecenderungan “setan” yang lain, Leatherface juga memakai topeng. Bedanya, topeng yang ia kenakan terbuat dari bagian tubuh manusia.
CANDYMAN
Sebagai seorang “setan”, sesungguhnya Candyman memiliki kisah yang cukup romantis. Pria kulit hitam anak seorang budak yang seorang seniman, jatuh cinta pada gadis anak orang berada. Sang orang tua kaya yang marah akhirnya mengirimkan sejumlah begundal untuk memberinya pelajaran. Mereka memotong salah satu tangannya. Lantas menelanjangi dan menaburkan lebah di sekujur tubuhnya. Sang pria kulit hitam itu akhirnya tewas dengan sangat mengenaskan.
Cara kematiannya tersebut kemudian menjadi legenda dan mitos akan sosok bertangan kait Candyman. Legenda tersebut berkata, apabila anda berdiri di depan cermin dan menyebut nama Candyman lima kali, niscaya arwahnya akan datang menebar maut pada anda. Sayangnya, legenda tersebut menjelma menjadi kenyataan yang paling menakutkan pada orang-orang yang sering menguji kebenarannya.
Dibanding para “setan” yang lain, Candyman tergolong low profile. Ia sampai saat ini baru tampil sebanyak tiga film. Film yang pertama dirilis pada tahun 1992. Tokoh rekaan sineas spesialis horror/thriller Clive Barker ini disebut-sebut sedang dalam proses pengerjaan untuk tampil kembali dalam filmnya yang keempat.
NORMAN BATES
Siapa yang tidak mengenal karakter Norman Bates. Muncul pertama kali dalam film thriller fenomenal Psycho (1960), Norman Bates menjelma menjadi sosok mengerikan yang memiliki kepribadian ganda. Membunuh ibunya sendiri setelah ditinggal mati ayahnya, ia menjadi seorang psikopat sejati dengan memelihara mayat ibunya itu.
Dengan kepribadian ganda seorang Norman Bates dan ibunya, ia justru menjadi ancaman yang paling menakutkan bagi para tamu yang menginap di motel yang ia kelola. Pembunuhan pun terjadi silih berganti tanpa pihak berwajib bisa mengerti, sebetulnya siapakah yang melakukan itu semua. Norman Bates, atau kepribadian ibunya yang merasuk gila di dalam tubuhnya.
Sejak dirilis pada era 60-an, sampai saat ini terhitung setidaknya ada lima film termasuk versi remake, yang diproduksi untuk berkisah tentang Norman Bates. Dibanding sosok “setan” yang lain karakter ini memang menarik. Tidak one-dimensional dan lebih mencerminkan keunikan aspek psikologis.
DRACULA
Sosok ini termasuk “setan” yang paling dikenal di seluruh dunia. Jumlah filmnya ? Tak terhitung. Sang pangeran penghisap darah ini di Hollywood mulai menjadi ikon yang legendaris di tangan Bela Lugosi, yang memerankannya di film Dracula (1931).
Karakter Dracula popular melalui novel hasil karya Bram Stoker. Taring panjang, mata membelalak merah, pakaian rapi yang disertai kerah tinggi, serta jubah panjang, menjadi pelengkap wajib dari sosok ini. Pada dasarnya ia tidak membunuh, tetapi mengubah korban gigitannya menjadi sosok penghisap darah seperti dirinya.
Karakter ini tidak memiliki deretan film yang sambung-menyambung seperti semua “setan” yang telah dibahas sebelumnya. Tapi dari banyak film yang memuat dirinya, disamping versi yang dibintangi oleh Bela Lugosi, film Bram Stoker’s Dracula (1992) yang disutradarai oleh sineas handal Francis Ford Coppolla cukup berhasil menarik perhatian para pengamat.
Bagi sebagian orang, agak sulit membedakan Dracula dengan Nosferatu. Menurut kabar yang beredar Nosferatu sesungguhnya juga diilhami oleh novel yang sama dengan Dracula.
MONSTER FRANKENSTEIN
Sama seperti Dracula, Frankenstein muncul di jaman klasik melalui novel. Film pemula yang mengangkat tema cerita karangan Mary Shelley itu adalah Frankenstein (1931). Boris Karloff dipercaya untuk memerankan monster hasil karya sang Dr. Henry Frankenstein.
Monster Frankenstein sesungguhnya adalah gabungan dari berbagai bagian tubuh manusia yang telah mati. Obsesi Dr. Henry Frankenstein sebagai seorang ilmuwan yang akhirnya mencetuskan ide gila tersebut. Susunan tubuh lengkap monster ciptaannya kemudian bisa hidup dengan bantuan tenaga listrik dari petir.
Ide gila itu berbuntut sebuah kengerian. Monster Frankenstein menjelma menjadi sang pembunuh dan memunculkan kengerian massal di kotanya.
Aktor wahid Robert DeNiro juga pernah dipercaya untuk membawakan karakter monster Frankenstein dalam film Mary Shelley’s Frankenstein (1994).
ZOMBIE
Pada dasarnya Zombie adalah mayat hidup. Ia selalu lapar dan mencari mangsa manusia untuk dimakan. Melepaskan diri dari obyek santapannya tidak cukup, anda harus menjamin diri anda benar-benar tidak terkena gigitannya. Sebab sedikit gigitan Zombie sudah cukup untuk membunuh anda pelan-pelan dan kemudian menjadikan anda sebagai mayat hidup yang juga haus daging manusia.
Tak terhitung jumlahnya film yang mengangkat zombie sebagai karakter antagonis. Film-film itu kebanyakan menggunakan zat kimia beracun hasil pengembangan pihak militer sebagai penyebab utama munculnya “penyakit” zombie yang terus menular. Zombie tentu saja dapat menjadi tentara yang efektif dan efisien bagi militer.
Dari sekian banyak film zombie, hasil karya sutradara George A. Romero terhitung yang paling banyak mendapatkan pujian. Dimulai dari Night of The Living Dead (1968), Dawn of The Dead (1978), dan Day of The Dead (1985). Trilogy tersebut begitu terkenal hingga akhirnya ia mencoba memanjangkannya dengan Land of The Dead (2005), hingga pengamat banyak menganggapnya sebagai quadralogy.
SCREAM KILLERS
Film Scream (1996) saat dirilis mendapatkan sambutan yang luar biasa di kalangan moviegoers. Di Amerika film keren tersebut berhasil mendulang pemasukan lebih dari $100 juta. Scream juga mengibarkan trend baru film-film slasher. Kekerasan seorang pembunuh, muatan kritik cerdas terhadap film horror, dipadu dengan teka-teki siapa pembunuh sebenarnya, diracik dengan apik oleh sutradara kondang Wes Craven yang juga mendunia dengan A Nightmare on Elm Street.
Sukses tersebut berbuah menjadi trilogy, masing-masing Scream 2 (1997) dan Scream 3 (2000). Dari semua film Scream, pembunuh berantai yang terhitung paling mengesankan adalah dari Scream yang pertama. Sosok anak muda yang benar-benar menjadi psikopat dan membantai siapapun dengan berbagai cara.
Dalam aksinya para pembunuh dalam film Scream selalu mengenakan topeng dan jubah bermotif tengkorak menakutkan.
PINHEAD
Karakter unik ciptaan sineas spesialis horror Clive Barker ini mungkin tidak begitu terdengar di kalangan mainstream. Tetapi ia mendapatkan tempat yang khusus di komunitas pencinta horror. Film yang melambungkan nama Pinhead adalah Hellraiser (1987).
Pinhead adalah petinggi dari makhluk aneh yang bernama Cenobite. Ia selalu mendapatkan kenikmatan puncak melalui siksaan dan penderitaan. Rupa Pinhead sangat unik hingga tak mungkin tertukar dengan “setan” yang lain. Sukses film Hellraiser seperti biasa membuahkan sequel yang hingga sampai saat ini telah menelurkan total tujuh film.
Sama seperti Candyman, ada kabar yang menyebutkan bahwa Clive Barker berencana untuk memproduksi lagi film tentang Pinhead. Kita tunggu saja.
“SETAN” YANG LAIN
Sangat banyak “setan” lain di luar yang telah dibahas sebelumnya dimunculkan oleh Hollywood. Akan tetapi track record pembantaian dan faktor kharisma masih berada di bawah para “setan” di atas. Sekedar untuk menyebut beberapa contoh di antaranya adalah Vampire, Ben Willis, The Creeper, Mr. Hyde, dan Werewolf.
Vampire sampai sekarang masih berada di bawah bayang-bayang Dracula. Meskipun begitu, Vampire terbilang sangat fleksibel. Ia bisa ditokohkan sebagai apa saja. Bahkan pada para juragan tampan rupawan seperti dalam film Interview With The Vampire: The Vampire Chronicles (1994) arahan sutradara kondang Neil Jordan.
Ben Willis, atau lengkapnya Benjamin Willis, adalah seorang nelayan. Ia menjadi korban tabrak lari dari sejumlah remaja yang tidak bertanggungjawab. Setiap musim panas ia ganti membalas dendam. Karakter ini muncul dalam film slasher I Know What You Did Last Summer beserta sequelnya. Penampilannya khas, jas hujan besar lengkap dengan tutup kepala, dan tangan kait seperti layaknya seorang nelayan.
The Creeper adalah “setan” yang mengerikan dari film Jeepers Creepers (2001) yang berbuah sequel Jeepers Creepers 2 (2003). Rupanya menyeramkan, sosoknya tinggi besar. Kekuatannya mengerikan dan ia dapat terbang kemanapun karena memiliki sayap. Ia keluar secara periodik pada momen tahunan untuk memangsa manusia. Di tempat persembunyiannya dapat ditemukan banyak mayat yang berserakan tak menentu. Sebagian mayat tersebut dijahit sesamanya.
Werewolf adalah manusia serigala. Ia berubah menjadi serigala ganas di malam bulan purnama dan membunuh manusia yang ia anggap sebagai musuhnya. Film yang mengangkat tema Werewolf cukup banyak, tapi yang layak untuk diberi perhatian khusus adalah Wolf (1994) dimana Jack Nicholson, James Spader, dan Michelle Pfeiffer bermain dengan arahan sutradara handal Mike Nichols, dan tentu saja An American Werewolf in London (1981) yang kemudian berbuah sequel An American Werewolf in Paris (1997).
Mr. Hyde adalah sisi buruk dari dua mata uang sosok Dr. Jekyll. Hasil eksperimen untuk mematikan sifat buruk dari manusia yang Dr. Jekyll lakukan justru berbuah pada munculnya karakter beringas Mr. Hyde. Saat pengaruh mereda Mr. Hyde kembali lagi bertrasformasi menjadi Dr. Jekyll. Karakter yang unik ini terhitung kurang begitu popular dibanding yang lain. Sama seperti Dracula dan Frankenstein, ia juga diangkat dari novel.
DUEL “SETAN”
Menjadi sebuah obsesi di Hollywood untuk mempertemukan dua atau lebih karakter penting dari film yang berbeda dalam sebuah film. Ide Superman vs Batman yang sampai sekarang masih terus digodok, atau film Alien vs Predator (2004) yang telah memiliki sebuah sequel membuktikan akan hal itu.
Khusus untuk karakter “setan”, momen yang paling menarik perhatian adalah saat film Freddy vs Jason (2003) diluncurkan. Dua “setan” yang sama-sama sangar, banyak memakan korban, dan berkharisma, diduelkan dalam sebuah film. Film ini tergolong cukup cerdas jika dibandingkan dengan Alien vs Predator. Dan tentunya memberikan kepuasan bagi para penggemar Freddy Krueger maupun Jason Voorhees.
Film Van Helsing (2004) arahan sutradara Stephen Sommers juga banyak memuat karakter “setan” dalam filmnya. Ada Dracula, Frankenstein, Werewolf, dan Mr. Hyde. Sayangnya mereka tidak diceritakan berduel satu sama lain.
Film action Underworld (2003) yang telah memiliki sebuah sequel patut untuk diketengahkan. Inti cerita dari film ini adalah pertarungan antara kaum Vampire dengan bangsa Werewolf. Film yang diperan utamai oleh si cantik Kate Beckinsale ini lebih menonjolkan adegan aksi tembak dan pertarungan yang tentu saja tidak begitu berdarah karena tidak begitu dilibatkannya bangsa manusia di sana.
PENUTUP
Khusus bagi para pencinta film horror, jangan khawatir. Anda mungkin termasuk golongan minoritas, tetapi Hollywood akan tetap memuaskan selera anda beserta para “setan” yang anda sukai.
Bagi anda yang tidak begitu suka dengan film horror, mungkin tulisan ini bisa membuat anda tertarik sedikit demi sedikit.
Gue dulunya hanya memberikan pujian terhadap film horror keren seperti The Exorcist (1973), The Sixth Sense (1999), dan Scream (1996). Tetapi setelah hidup satu kost saat jaman mahasiswa dengan seorang penggila horror, lama kelamaan pikiran gue mulai terbuka untuk menerima genre ini
———————————–
Tulisan ini diilhami oleh sebuah kuis di 102.3 Rase FM Bandung saat jaman kuliah dulu. Kuisnya sederhana, yang paling banyak bisa menyebutkan tokoh horror di film-film Hollywood-lah yang menang. Kebetulan yang menang gue hehe
Semoga setelah ini ada yang membuat tulisan tentang Setan-setan Legendaris Film Indonesia. Sayang gue kurang referensi untuk menuliskan itu. Terakhir nonton Drakula versi Srimulat pas jaman SD
Special thx to Benny. Majalah Fangoria-nya masih ada ngga
———————————–
Posters diambil dari sini.
Gambar dikopas secara membabi-buta dari berbagai sumber.






























































serem2x juga ternyata…hehehe
iiih aku paling gems ama chucky. gemes sebel tapinya.
eh komennya masuk ke spam. sorry,udah aku fixed
hehe chucky emang nyebelin. Tampangnya itu lho bikin pengen njewer
Wah ngeri banget foto2nya..
Aku gak baca tulisannya.. ngliat fotonya bikin gilo (bahasa indonesianya gilo apa ya??)..
hehe apa yah, gilo ya gilo
Ga ngeri2x banget lah pren, ini kan cuman pilem hehe
weks.. serem.. eh film tentang frakenstain masih ada nggak ya??
kalo yg lama2x hrsnya DVD nya bisa dicari. Tp kalo film baru keliatannya belon ada project baru tentang Frankenstein deh
ih ceyeeeeem
but make up artist-nya keren
hehe iya, kapan ya crew make up di indonesia bisa bikin begini.
Emohhhhhhh ngeliat nya.. syerem banget.. hiiiiiiiii..
hehe ini cuman adegan film non…. jgn bayangin versi benerannya donk
keren abis bro ulasannya,,saya sendiri suka sama freddy, dia itu pintar dan pandai memanipulasi korbannya,,cerdas lah pokoknya,,hehe
iya kayaknya freddy banyak penggemarnya. Mgkin krn unik dan agak lucu juga ya. Tinggal nunggu nih film2x freddy brikutnya. Smoga wes craven punya ide baru buat bikin
pelem jadul hollywood emang serem2, bahkan banyak yg 10 ten sepanjang masa ga boleh masuk sini…
Mgkin takut ga laku ya, soalnya kyknya utk perkara horror org indonesia jauh lbh takut ama “setan2x” lokal kali yah. Kelemahan horror indonesia cuman satu, biasanya FX nya ancur2xan
wah… seyyyemmmm…. review yg romantis2 om….
hehe kapan2x deh kalo ada ide. Film romantis banyak bgt soalnya
tigis tukang bikin gara-gara nihhh! komen lo bikin gue mimpi ‘gandengan tangan’ (lagi!!!) ehh pas noleh, beneran si Freddy Krueger!! *oohhh mimpi buruk sekali*
hehe koq bisa gitu loh ngimpi ketemu freddy. Hrsnya kamu ajak ngobrol dan minta tandatangan
wah disini ada syetan, **kabur**
Lindungilah Ya Allah dari godaan Syetan yang terkutuk
kalo “setan” yg dibahas di sini bukannya malah tertarik buat minta tandatangan ya hehe
nah gini prend, gw setuju 100%.
Untuk mampu terbuka bisa menerima genre2 lain memang butuh ikhtiar, latihan dan waktu yang tak instan.
Stl 5 bulanan ngeBLog lama-kelamaan gw juga dah bisa enjoy macem2 musik2 masa kini tuh. he he…..
hehe selamat deh kalo gitu. Gue sampe skrg msh suka ada resistansi tuh kalo disuruh denger musik2x jaman skrg yg instant banget
blm bisa ngalahin hantu2 asia sih tetep.,
kalo mslh menakutkan dlm arti “hantu” asia boleh “bangga” lah. Masalahnya “hantu2x” bule tampilannya ga ada yg serem hehe
Horor hollywood, selain mencekam ada juga adegan2 bodoh di dalamnya, antara lain:
Berpencar, padahal setiap orang tahu sang maut lebih mudah menghabisi mereka satu per satu.
Lari ke lantai atas dimana kemungkinan mati karena jatuh lebih besar
Bersembunyi di basement dengan penerangan satu bola lampu 5 watt yang pasti akan terpukul hingga padam.
Lari ke dalam rumah, ke dalam hutan atau ke jalan/gang yang sepi, ketimbang cari kantor polisi terdekat.
Bila sang pembunuh mengejar dengan menggunakan mobil, sang korban pasti berlari ke tengah-tengah jalan, bukan ke pinggir.
Mengintip ke ruang di mana sang pembunuh berada, kemudian secara tidak sengaja membuat kegaduhan sehingga sang pembunuh tahu keberadaannya.
Menjerit-jerit padahal mereka berada sendirian dalam hutan.
Selain kebodohan2 tersebut, beberapa hal yang sudah bisa tertebak sejak awal adalah sebagai berikut:
tokoh yg super sexy biasanya mati duluan (tentu saja dalam keadaan sexy)
tokoh yg super mengesalkan biasanya juga mati duluan tetapi dengan berbagai jenis penyiksaan dulu.
tokoh yg mempunyai rasa penasaran yang berlebihan, sok macho atau merasa tidak butuh pertolongan biasanya juga mati duluan dan nggak ketahuan sama teman-teman lainnya.
Maksimal hanya ada 3 orang yang selamat di akhir film
hehe…
peace!
hehe ini komentar bagus. Kyknya astrid diem2x jg sering ntn horror hollywood. Semuanya bener, tp mgkin lebih mengarah ke jenis horror yg slasher ya. Makanya gue demen banget sama Scream yg pertama. Film horror tp isinya justru mengkritik kebodohan film2x horror. Intinya film2x horror itu memang mengandalkan dua hal, violence dan sex. Tanpa itu kyknya jadi bukan film horror holywood
Kecuali film2x horror yg memang dibuat serius (bukan skedar sequel latah doank).
Seneng gue dpt komen mendetail gini tentang mslh horror dr seorang ce
yang paling serem and jijay bajay marijay bechtek ojechck itu ya film : TEXAS CHAINS MASSACRE !!!!!!
that film is SICK !
hehehe, tapi remakenya not bad kan. Bisa ngeliat si seksi Jessica Biel hehehe
FOTO MODEL INDONESIA TERANYAR. LIHAT PAGE FOTO MODEL DI BLOG SAYA.
hehehehe
asli…gini ini yang harusnya elu tampilin..
recall semua imel elu yang dulu…
wah ada penggemar gory scene kyknya hehe
kalo saya mah paling takut sama si chucky
boneka lucu tp ternyata bisa ngebunuh org emang agak2x nakutin
ngobrol sih, tapi pas mo minta tanda-tangan, mas freddy nanya “bawa pulpen?” lah gue dengan bengongnya ng’jawab “yaaa ga bawa, ga ngarep ketemu mas freddy sihhh! apalagi dalam mimpi begini, masssss!” -garing kriuk kriuk!
eh eh jadi berbalas komen begini sihhhh?!
gampang, minta aja dia tanda tangan pake sarung tangannya yg lancip2x itu. Biar khas freddy krueger
saluu.uutt..!! empat jempol buat referensi pilem horornya.!! aku juga suka film horor *walopun kalo abis nonton suka kebayang2 karena takut*, emang sih ada juga horor yg gag rasional (mis. si korban dah tau diincer malah tidur sendirian, buka jendela kamar lagi).. but anyway.. sutralah.. yang penting bisa menghibur…
betul, gue setuju. Nonton horror itu buat dinikmati bersama teriak2x barengnya. Kalo banyakan mikir ga rasionalnya malah ga asik nikmatinnya. Anyway, thx ya uda visit
sy baru sadar, euy kalau dracula itu bukan vampire, yah ?
sodara’an sih
kalo dracula itu emang nama sosok penghisap darahnya. Kalo vampir mgkin “jenis” nya ya
i better ask Edward Scissors Hand deeehhh (sama tajam dan lancipnya kan?) yaaahh setidaknya si Ed’ ini bertampang lugu dan manis diliat, daripada wajah culas mas freddy.. huuhh..
waduh masak Johny Depp dibandingin ama Robert Englund. Bagaikan buminya bumi dan langitnya langit
dulu jamannya Freddy the NIghtmare gw sumpah mati takut tidur tiap abis nonton! tapi teteb ajah nonton lagih! guilty pleasure hauhuahauhau
chucky itu salah satu alasan gw tidak pernah suka boneka… dan kalo Dracula si Bram kata gw mah itu film cinta yang sangat romanceh gila lhooo huhuhuhuhu
kemudian Scream cuma beken mukanya doang… critanya lama lama makin umum yang begituan dan membosankan…
ah da emang kalo soal serem lebih serem asia sih… eh tapi indonesia ga masuk huahauhauhau Shutter dan The Phone! itu udah sangat mengerikan kalo buat gw
kalo bule… suka The 6th sense tapi itu kan bukan setan setan yang diumbar banget… makanya kesannya keren sekali! sama The Others! wih… seru banget tuh film low budget!!! sama The Messenger tentunya…
eh banyak juga
huahauhauhuahuahuahuha
hehe iya banyak sebetulnya horror yg layak buat disebut. Tp gue slalu menganggap The 6th Sense itu sbg horror asia lho. Abis konsep hantunya asia banget. Lagian penggagas cerita dan sutradaranya M Night Shyamalan yg org india. The Others mgkin agak sedikit terilhami ama 6th Sense. Setuju, Scream-2 & 3 garing. Kebalikan dgn Scream-1 yg justru jadi penancap tombak semangat baru film2x slasher. Hehe bram stokers dracula itu film horror dracula tp artistik banget. He-eh, romance nya asik
ih..gambarnya ngeri neri euyy….. jadi inget ada satu film semi horor yang dibintangi Nicole Kidman. ini film semo horor tapi sangat cerdas cara penyampaiannya….. keren deh
ah masak sih ngeri. Kan cuman pelem oom….
eh lupa sebutin nama filmnya.. the others
http://en.wikipedia.org/wiki/The_Others_(2001_film)
iya, ini emang bagus. Mskpun terkesan agak sedikit “nyontek” idenya Shyamalan di Sixth Sense
film syamalan yg paling juelex …..The Vilage!!!!!!gw heran orang satu desa bego semua!!!!ini film horor apa film komedi sih???
hehehe masak sih, gue belon nongton tuh yg the village terus lady of the water (of the water apa of the lake sih.. lupa). Cuman 6th sense, unbreakable, ama signs doank yg gue tongton. Gue msh nungguin the happening nih, posternya kyknya keren mskipun kalo dr review koq banyak yg nyela2x hehe
Kalau film horror kelihatannya karakter “setannya” nggak boleh mati (biar ada sequel kali yach,…) Sempet ngikutin film freddy krueger, tapi membosankan akhirnya, sempet kepikir kalau korbannya punya insonmia akut alias nggak pernah tidur, pasti si freddy agak sedikit stress,……. Btw film sleepy hollow-nya tim burton nggak masuk legendaris nich, filmnya lumayan ok,……
hehe iya pren, horror standar hollywood emang kyk gitu. Dibuat bersequel2x. Kalo sleepy hollow pilemnya emang keren tp karakter jahatnya ga begitu legendaris tuh. Gue aja lupa namanya siapa