Movie Review: The Incredible Hulk
Gue sempat tercengang saat tahu ada project baru untuk membuat kembali The Incredible Hulk. Karena belum lama berselang sudah dibuat project besar bertema sama dengan judul Hulk (2003) arahan sutradara berkelas Ang Lee. Film Hulk (2003) tersebut sebetulnya terbilang bagus. Ang Lee berhasil menggambarkan konflik kemanusiaan sosok monster Hulk dengan apik. Disamping itu ia juga terbilang sukses mencoba gaya bertutur bak sebuah buku komik.
Kekurangan film Hulk garapan Ang Lee menurut gue hanya satu dan itupun bukan di mata gue. Ia tidak berhasil memanjakan moviegoers yang mengharapkan sebuah film Hulk yang penuh adegan aksi. Tentu hasil perolehan box office-nya bisa ditebak. Tanpa adegan aksi yang boros, film Hulk dengan berbagai ekspektasi kekuatan box office-nya hanya tampil biasa-biasa saja di box office chart.
Dengan setumpuk kekecewaan dari segi bisnis itulah tampaknya film The Incredible Hulk diproduksi. Hasilnya sangat bisa ditebak. Film ini penuh adegan aksi. Baku tembak, baku hantam, dan kejar-kejaran mendominasi dari awal sampai akhir.
The Incredible Hulk berkisah tentang upaya Bruce Banner, seorang ilmuwan genetis, untuk melepaskan radiasi gamma yang menimpa dirinya. Sosoknya sontak dapat berubah menjadi raksasa hijau yang beringas.
Pihak militer tidak tinggal diam. Dipimpin oleh Jendral Ross, mereka berusaha keras mengejar Bruce. Mereka bahkan menyertakan seorang tentara kawakan yang ambisius, Emil Blonsky, dalam pengejaran itu. Dibantu oleh sang kekasih Betty Ross, yang juga putri dari Jendral Ross, Bruce Banner berjuang untuk mendapatkan formula yang bisa menghentikan pengaruh radiasi tersebut.
Situasi bertambah kacau saat Emil Blonsky menggunakan serum penguat tubuh milik militer untuk mengejar Bruce. Bahkan ia menggabungkannya dengan sari radiasi gamma milik Bruce yang dapat mengubah dirinya menjadi raksasa. Duel antara dua raksasa yang menghancurkan kota akhirnya tak dapat dihindari.
The Incredible Hulk, sama seperti film aksi summer berbudget besar yang lain, menawarkan sebuah tontonan yang menarik. Penuh adegan aksi dan editing cepat. Sutradara Louis Leterrier cukup berhasil menjaga ritme cerita dari awal hingga akhir.
Kelebihan dari The Incredible Hulk tentu saja tidak dimiliki oleh Hulk (2003). Tetapi sayangnya The Incredible Hulk tidak mewarisi berbagai kelebihan yang dimiliki Hulk (2003). Sisi humanis dan eksplorasi kreatif cara bertutur yang disajikan oleh Ang Lee tidak dilakukan oleh Louis Leterrier di sini.
Salah satu kelemahan The Incredible Hulk tentu saja terletak pada pengembangan karakternya yang terbilang datar. Contoh bagus bisa dilihat pada sosok Emil Blonsky. Cukup mengejutkan sewaktu melihat aktor sekaliber Tim Roth muncul di layar memerankan karakter ini. Seolah penonton akan dibawa untuk melihat sebuah karakter antagonis yang kompleks dan menantang. Ekspektasi itu akhirnya hangus terbuang percuma seiring dengan laju film dari tengah ke belakang. Sosok Emil Blonsky hanya sekedar penjahat standar yang tentu saja one-dimensional. Talenta Tim Roth akhirnya terbuang percuma.
Secara umum, apabila anda kecewa dengan Hulk (2003) dan mengharapkan sebuah film Hulk yang penuh dengan adegan aksi, anda tidak akan kecewa menyaksikan The Incredible Hulk. Tetapi apabila anda sangat menyukai Hulk (2003) mungkin anda akan merasa ada yang hilang dengan The Incredible Hulk.
———————————–
Cameos
Ada sejumlah cameo dalam film The Incredible Hulk yang mungkin bisa membuat anda tersenyum.
Stan Lee, sang komikus penggagas karakter Hulk, muncul sejenak sebagai sosok tua yang meneguk minuman dari botol tercemar setelah membuka lemari es.
Lou Ferrigno, pemeran sosok Hulk di serial TV-nya, muncul sebagai petugas keamanan kampus. Ia dulu juga pernah berperan sebagai Hercules dalam film bioskop tentang Hercules.
Di penghujung film anda mungkin akan sedikit kaget melihat sosok yang cukup dikenal di film lain tiba-tiba muncul. Ia adalah Tony Stark, karakter unik yang menjadi primadona dalam film summer Iron Man.
————————————
Perbandingan
Bruce Banner dalam The Incredible Hulk (Edward Norton) dan dalam Hulk (2003) (Eric Bana)
Betty Ross dalam The Incredible Hulk (Liv Tyler) dan dalam Hulk (2003) (Jennifer Connelly)
Jendral Ross dalam The Incredible Hulk (William Hurt) dan dalam Hulk (2003) (Sam Elliott)
Raksasa hijau dalam The Incredible Hulk dan dalam Hulk (2003)
Poster dari The Incredible Hulk dan Hulk (2003)
————————-
Judul : The Incredible Hulk
Sutradara : Louis Leterrier
Cast : Edward Norton, Tim Roth, Liv Tyler, dan William Hurt
Genre : aksi, fiksi ilmiah, fantasi
My Rating : 3 out of 5
Posters diambil dari sini
Gambar diambil dari sini



















































Aku bakalan lebih suka yang baru ini berarti..
wah kebetulan kalo gitu
pilem2x yg waras yg lg tayang, apa yak ? baru nyadar eh, dah lama gak ke theater. nunggu DVD mulu
pilem yg waras itu yg kayak apa sih. bingung gue
yg pasti summer pasti banyak pilem2x berbudget gede yg tayang. Gue lagi nunggu Batman yg berikutnya nih. Cocok ama gayanya christopher nolan
Makin banyak aja film bertema hero yg di computer generated-in, kabarnya Robocop juga mau di remake, tapi masih lama, tahun 2010
Oiya, Gundala juga mau keluarkan tahun 2009? mudah-mudahan gak malu2in, hehe
Supermance
Gundala Putra Petir ? hehe penasaran jadinya kyk apa. Sekalian aja si Godam, supermannya indonesia
wah… seru2…lebih seru HULK sebelumnya… semalem gw nonton bareng tmn2 kantor disamping gw ada 3 artis..2 cwek muanizzz…. hiks…hiks… jadi lebih seru…. wakakakak…. pisss
serunya gara2x ada artisnya ya
hulk?? ni film bagus kali. walau kalau dicermati lebih jauh, tema dasarnya ngak beda2 amat dengan spiderman. DNA keduanya sama-sama terisi DNA asing… khas film hero..
hehe hero yg mutan ya.
dari dulu gw ga terlalu seneng hulk, versi 2003 gw tonton karna ada conelly-nya aja hehehe
hehe kalo yg ini gue ga bisa membantah, jennifer connelly emang cakep banget
ehh jd inget hulk-hogan..
inget ga, gis? wrestling ‘80an tuuuhhh.. hihihihi..
hehe iya inget. Tp gue ga pernah suka nonton wrestling2x gituan
belon nonton…
hehehehe
dulu sih seneng banget liat serialnya waktu aku msh SD di TV.
hehe gue malah ga inget ama serialnya di TV
film hulk emang evergreen yah, selalu ada
hehe bisa aja lo
aaah saya kangen bioskop.. huhuhu
hehe titipin dulu aja anaknya ke ortu barang 2 jam
Masuk blog ini serasa mo tenggelem, he..he.. Bagus.
asal airnya ga sampe keluar dr monitor lo msh gpp lah hehe
euhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
blom nonton :((
tar deh kalo udah nonton gw kasih tau pendapat gw gimanah yak!!!
belanja dvd ah pulang siaran ke kota kembaaaaaaaaaang huhuhuhu
bikin ngiri deh ni, pulau jawa dvd bajakan msh banyak di batam uda banyak yg diberangus
kalo saya sih kuciwa sama film ini. alasannya ya itu, datar… chemistry betty n bruce ga dapet sama skali, blm lg ekspresi natural peran antagonis dan protagonis ga ngena banget… cuman visualisasinya yang cukup mengena, selebihnya sih tergolong ga masuk akal. contohnya hulk yang dihajar pake apapun juga tapi ga kalah, eh giliran Blonsky segitu doang uda KO… mana endingnya ngambang… memaksa penonton menunggu sekuelnya…
hehe namanya juga pilem hero. Maklumlah dihajar berkali2x juga ga bakal mati2x
movies day!
kung fu panda (lagiiii!) trus lanjuuuutt.. hulk deh..
gue koq agak ragu mau ntn kung fu panda ya. Abis kartun sih…
sy cuma liat trailernya di tv dan dari warna kulitnya hulk aja sy ngak selera…hijaunya kok agak gelap…ngak adem di mata sy…jadi aja ngak di budgetin hehehehe
salah satu kekurangan film hulk terbaru : hulknya aneh warnanya hahahahha
hehe kayaknya termasuk salah satu pengamat warna hijau nih
kung fu panda? from the beginning to the end bakal bikin ketawa-tawa dehhh.. chubby panda, begituuuuu hahahaha
masalahnya gue ga gitu suka kartun tuh
eh gw nonton ini di bioskop deh :p
bagus!
the point is… control your anger
eh eh eh
tapi kasian ama hulk ini
he cant be too “excited” heheu
edan! gw baru mendengarkan lagunya SPEAK SOFTLY LOVE
hauhauauhuaua
anda tua sekali
hehe iya, jadinya harus nahan2x tuh kalo lagi “pengen”. Hush, itu lagu jaman ABG (Angkatan Bokap Gue)
seru ya film ini…tapi emang gak sampe bagus2 amat. lumayan menghiburlah seenggaknya
iya setuju, ga bagus2x amat. Sesama film summer 2008 msh jauh lebih bagus Iron Man tuh…
AKu nggak dong aja pas terakhirnya. Waktu Tony Stark menghampiri sang jendral.
Maksudny apa ya?
gue jg agak2x lupa, saking kagetnya dia nongol. Tp kalo ga salah dia bilang skrg dia kerjasama ama si Bruce deh… (cmiiw)