Movie Review: Death Sentence (Spoiler Free)

blog-1crop.jpg 

Ini sebetulnya film tahun 2007. Berhubung baru beberapa hari terakhir ini diputar di Batam jadi baru saat ini gue berkesempatan memberikan review-nya. Tak mengapa lah, toh masih bisa disaksikan melalui DVD rental kalau ada yang tertarik untuk kemudian menyaksikannya.

Pada tahun 1972 penulis bernama Brian Garfield sempat merilis sebuah novel berjudul Death Wish. Novel ini diangkat ke layar lebar pada tahun 1974 dengan judul sama dan dibintangi oleh Charles Bronson. Kisahnya tentang seorang pria yang berubah menjadi eksekutor kematian para penjahat yang dilandasi dendam setelah sekumpulan penjahat menghabisi nyawa istri dan memperkosa putri kandungnya. Film Death Wish berlanjut hingga Death Wish 5: The Face of Death (1994).

blog-1crop.jpg

Pada tahun 1975 Brian Garfield kembali merilis novel berjudul Death Sentence. Kisahnya mirip dengan Death Wish. Seorang ayah dari keluarga bahagia harus merasakan pahit getirnya kehidupan setelah sekumpulan anggota gank mengganggu dan menghabisi nyawa puteranya. Ia pun berubah menjadi seorang vigilante untuk mendapatkan keadilan. Novel ini diangkat ke layar lebar pada tahun 2007 dengan judul sama dan dibintangi oleh Kevin Bacon.

blog-1crop.jpg

Ada perbedaan yang cukup signifikan antara Death Wish dan Death Sentence. Pada Death Wish sosok Charles Bronson ditampilkan sebagai semi hero. Publik mencintainya karena kiprahnya sebagai vigilante ternyata berhasil menekan angka kejahatan. Pada Death Sentence cerita tidak melebar sampai kepada efek sosial yang ditimbulkan. Fokus tetap dijaga pada karakter Nick Hume, sosok ayah vigilante yang dimainkan oleh Kevin Bacon, dalam membalaskan dendam kematian puteranya.

Kevin Bacon tampil cukup meyakinkan dalam film ini. Meskipun lebih condong bergenre aksi, ia mampu menunjukkan karakter ayah yang shock dan menyimpan berbagai letupan emosional pada sejumlah adegan drama. Nick Hume bagaimanapun juga adalah sosok yang manusiawi dibalik kesempurnaan profil keluarga bahagianya.

blog-1crop.jpg

Film ini disutradarai oleh James Wan, sineas asal Australia berkelahiran Malaysia keturunan Cina. Namanya cukup dikenal saat mengarahkan film thriller violence Saw pada tahun 2003. Cita rasanya terhadap violence cukup banyak ditunjukkan lewat Death Sentence. James Wan tampaknya juga sedikit banyak mengagumi style sutradara Hong Kong, John Woo. Ada beberapa adegan aksi yang mengikuti gaya sutradara kondang tersebut.

Tetapi ada sebuah adegan yang mengundang decak kagum. Nick Hume yang diburu oleh gerombolan anggota gank terpaksa harus bermain kucing-kucingan di pelataran parkir mobil gedung tempat ia bekerja. Adegan ini selama beberapa saat diambil tanpa proses cut sama sekali. Perlu ketelitian dan kecermatan untuk mengeksekusi adegan ini. Ia tampaknya mencoba mempraktekkan apa yang John Woo lakukan di film Hard Boiled saat Chow Yun Fat digambarkan menyerbu ke dalam rumah sakit dan baku tembak dengan penjahat selama beberapa menit tanpa proses editing.

blog-1crop.jpg

Film ini secara umum cukup layak untuk disaksikan. Tentunya dengan ekspektasi yang berbeda dibanding film-film summer yang lebih menjanjikan pada sisi totalitas aksi dan visual FX. Death Sentence adalah film sederhana. Ia cukup baik menggambarkan bagaimana seorang ayah yang baik hati dan penuh kasih sayang mampu berubah menjadi sosok yang menggilai kekerasan akibat tragedi kehidupan yang menimpanya.

Oh ya, di film ini anda juga dapat menyaksikan si cantik Kelly Preston. Mrs John Travolta ini cukup lama tidak terlihat di layar lebar.

————————————————–

Judul: Death Sentence

Sutradara: James Wan

Cast: Kevin Bacon, Kelly Preston, Garrett Hedlund, John Goodman, Jordan Garrett, Aisha Tyler.

Genre: drama/aksi

My Rating: 2.5 out of 5

————————————————–

Poster taken from here

Pictures taken from here

Incoming search terms for the article:


6 Comments Add Yours ↓

  1. 1

    wuiiii…film model begini pasti bikin yang nonton deg-deg an, tapi ceritanya ngeri ya, ndak bisa mbayangkan jadi lakonnya

    hehe kyknya novelnya bagus yah. Ga kebayang sih kyk apa versi novelnya :)

  2. 2

    Kok aku gak pernah denger ya film ini..

    kyknya emang ga gitu terkenal sih :)

  3. 3

    Kalau yang ini gw dah nonton… :-D

    akhirnya ada jg yg uda kamu tonton :)

  4. 4

    langsung deh cari dvdnya :D

    hueheuheu mumpung wiken ya :)

  5. 5

    Kedengarannya banyak aksi kejar-kejaran, ya ?
    jadi inget serial Traveller yang dulu di putar di Trans7…seru..tapi sayang serial itu diputus begitu saja :(

    banyak banget sih ngga Put. Cuman ini kejar2xannya sebentar dan ga terlalu over destroy :) Wah gue prasa’an ga sempet nongton tuh serialnya

  6. dragwer #
    6

    Aduh Sebaiknya Jika Ingin Bahas film ambil film yang belum di putar di bioskop istilahnya belum diedarkan tapi tetap film nya bagus, bagus dikatakan bila si penonton betah nonton film ini sampai lebih berkali kali bukan dengan terpaksa

    halo bro Dragwer, pakabar. Wah kyknya kita ga sependapat nih bro. Kalo buat gue sebaiknya semua jenis piilem kalo bisa ditonton dan direview, mau bagus atau jelek. Menarik utk ngeliat seberapa jelek sebuah pilem dlm perbandingan relatif thd pilem2x yg laen :)



Your Comment