Yang Membatalkan Puasa
Setelah membahas Sahur dan Waktu Imsak lalu disambung ke Waktu Berbuka Puasa, sekarang giliran gue pengen share sejumlah hadits tentang hal-hal yang membatalkan puasa. Masih diambil dari buku yang sama dengan dua posting sebelumnya.
1. Makan dan Minum dengan Sengaja
Rasulullah bersabda :
“Jika lupa hingga makan dan minum, hendaklah menyempurnakan puasanya, karena sesungguhnya Allah yang memberinya makan dan minum.” (HR Bukhari dan Muslim)
Rasulullah bersabda :
“Allah meletakkan (tidak menghukum) umatku karena salah atau lupa dan karena dipaksa.” (HR Thahawi, Al Hakim, Ibnu Hazm, Ad Daruquthni dari dua jalan, yaitu dari Al Auza’i dari Atha’ bin Abi Rabah dari Ubaid bin Umair, dari Ibnu Abbas, sanadnya shahih)
2. Muntah dengan Sengaja
Rasulullah bersabda :
“Barangsiapa yang terpaksa muntah, maka tidak wajib baginya untuk mengqadha puasanya, dan barangsiapa muntah dengan sengaja, maka wajib baginya mengqadha puasanya.” (HR Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dari jalan Hisyam bin Hasan, dari Muhammad bin Sirin, dari Abu Hurairah, sanadnya shahih sebagaimana yang diucapkan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Haqiqatus Shiyam halaman 14)
3. Haid dan Nifas
Rasulullah bersabda :
“Bukankah jika haid dia tidak shalat dan puasa?” Kami katakan: “Ya”, Beliau berkata: ” Itulah (bukti) kurang agamanya.” (HR Muslim dari Ibnu Umar dan Abu Hurairah)
Perintah mengqadha puasa terdapat dalam riwayat Mu’adzah, dia berkata :
“Aku pernah bertanya kepada Aisyah: “Mengapa orang haid mengqadha puasa tetapi tidak mengqadha shalat?” Aisyah berkata: “Apakah engkau wanita Haruri (orang Haruri mewajibkan wanita yang telah suci dari haid untuk mengqadha shalat yang terluput selama masa haidnya)?” Aku menjawab: “Aku bukan Haruri, tapi hanya (sekedar) bertanya.” Aisyah berkata: “Kamipun haid ketika puasa, tetapi kami hanya diperintahkan untuk mengqadha puasa, tidak diperintahkan untuk mengqadha shalat.” (HR Bukhari dan Muslim)
4. Suntikan yang Mengandung Makanan
Suntikan yang memasukkan makanan pada tubuh orang yang sedang berpuasa otomatis akan membatalkan puasa. Lihat Haqiqatus Shiyam halaman 15, karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah.
5. Jima’ (berhubungan sex)
Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah :
“Pernah datang seseorang kepada Rasulullah SAW kemudian ia berkata, “Ya Rasulullah binasalah aku!” Rasulullah bertanya, “Apa yang membuatmu binasa?” Orang itu menjawab, “Aku menjima’i isteriku di bulan Ramadhan.” Rasulullah bersabda, “Apakah kamu mampu memerdekakan seorang budak?” Orang itu menjawab, “Tidak.” Rasulullah bersabda, “Apakah engkau mampu memberi makan enam puluh orang miskin?” Orang itu menjawab, “Tidak.” Rasulullah bersabda, “Duduklah.” Diapun duduk. Kemudian ada yang mengirim satu wadah korma kepada Nabi SAW. Rasulullah bersabda, “Bersedekahlah.” Orang itu berkata, “Tidak ada di antara dua kampung ini keluarga yang lebih miskin dari kami.” Rasulullah SAW pun tertawa hingga terlihat gigi serinya, lalu beliau bersabda, “Ambillah, berilah makan keluargamu.” (Hadits shahih dengan berbagai lafadz yang berbeda dari Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Baghawi, Abu Daud, Ad Darimi, Ibnu Majah, Ibnu Abi Syaibah, Ibnu Khuzaimah, Ibnul Jarud, Syafi’i, Malik, Abdur Razak, sebagian memursalkan, sebagian riwayat mereka ada tambahan: ” Qadhalah satu hari sebagai gantinya.” Dishahihkan oleh Al Hafidz dalam Fathul Bari, memang demikian)
——————————————————
Sekian dulu, n’tar kalau ada bahan lain bakal disambung lagi











kecuali kalau lupa….
ih.. fasih kali hadistnya
iyah kalo lupa ga diitung batal
Huehehe orang cuman nyalin doank dr buku pun
Lumayan buat penyeimbang artikelnya
hehe biar pas ama suasananya jg men
Gw pasti bakal batal puasanya karena point no.3…heheheeh
huehehe pasrah aja kalo sama yg itu. Masak iya mau ditolak
selamat menunaikan ibadah puasaaaa….
makasih ya Chichi. Duh senengnya didatengin blogger cantik
gue hampir percaya, kalo ngupil pun bisa membatalkan puasa hahahaha.. entah lah benar ato ga?! padahal sebenernya lagi detoksifikasi kan yah?!
ugghhh br ngeh.. ternyata link ku ilang dari blog inih
waduh kalo ngupil bisa batalin puasa pada rame tuh n’tar yg bayar utang
Huehehe iya nih, dulu sempet gue beresin dgn mksud ditata lagi linksnya. Kelupaan, n’tar tak balikin lagi
Kali ini dengan Periwayat-nya, ya, mas…Komplit, deh..
Sip…
Mari jadikan Ramadhan kali ini lebih Bermakna..
Selamat Berpuasa, mas Sigit…
Semoga kekhusyukan kita raih dan merayakan kemenangan dengan hati yang FITRI
iya Put, atas usulan pak Umair wkt itu jadi skalian gue ketikin riwayatnya. Agak panjang sih, tp tak apalah
Makasi Putri, met puasa juga buat kamu. Smoga hawa di seberang sana enak buat ngejalanin puasa sebulan penuh
amin
menarik dan mendidik
puasa dapat memperbaiki ahklak kita…semoga kita + beriman
Klo pegang pegangan ma pacar gmn? Klo ngobrol aja tp g pgangan ma pacar gmn? Klo sayang sayangan lwat sms ma pacar gmn? Bingung aku!
kalo membatalkan puasa sih setau gue ngga. Tp mgkin lebih ke mengurangi pahala puasa ya.
sial karna gue ketiduran diwaktu subuh jadi mimpi deh
setau gue kalo ngimpi basah ga ngebatalin puasa pren
Kalau menelan ludah,,apa membatalkan
puasa?
wow…sling mengingatkan dlm kbaikan, tulah yg trbaik……!
ya smoga za dalam puasa tahun ini kita dikuatkan iman islamnya dan diberi kekuatan untuk melawan hawa nafsu kita…karena sesungguhnya stan yang berbahaya adalah diri kita sendiri…ok.
woww
selamat puasa semoga puasanya full
Tahu dalil nggak kalau ngupil di bulan puasa itu batal atau makruh?