Ganyang Malingsia

Well, our relationship with malingsia has not been in a good condition. I’m sure you know this. And I feel that it’s not getting better anytime soon. Recently I really like to read what our 1st president had to say about this kind of situation a way back 40-50 years ago. Here’s what he said.

Kalau kita lapar itu biasa

Kalau kita malu itu juga biasa

Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!

Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!

Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu

Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.

Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.

Yoo…ayoo… kita… Ganjang…

Ganjang… Malaysia

Ganjang… Malaysia

Bulatkan tekad

Semangat kita badja

Peluru kita banjak

Njawa kita banjak

Bila perlu satoe-satoe!

(Soekarno, 27 Juli 1963)

Taken from here

Incoming search terms for the article:


4 Comments Add Yours ↓

  1. Febrina Tambunan #
    1

    Aku kerja di perusahaan milik orang singapore(PT AGRIFERT) di Medan yang juga punya pabrik di
    Malaysia kerna itu aku sering harus ke Malaysia lihat pabrik di sana terutama di sabah, perak dan johor. Aku benci di Malaysia kerna mereka sering hina dan pandang rendah orang indonesia.
    Ganyang Malaysia. Hidup Indonesia
    Febri Tambunan,
    Supervisor
    AGRIFERT PT
    MEDAN
    SUMATERA UTARA

  2. qqqq #
    2

    Agree with the arogance of Malaysian but I think with the corrupt government we deserve it !!!!

  3. 3

    walahaiiiiiiii
    provokatif sekali tuh, mas…
    ckk..ckkk…

    Ya, mbok..sabar…sabar, mas…

  4. 4

    awesome blog man, I really love your writing style that you are using for your posts and stuff, really hollywood…



Your Comment